Graha Tristar

Graha Tristar

Halaman

Senin, 23 November 2015

D' Hizteria Cafe & Resto

D' Hizteria Cafe & Resto
Present Stand Up Comedy and Crew Tristar

D’Hizteria Café & Resto, menyeleng­garakan “Fun Gala Dinner”April 2015 lalu bekerja sama dengan beberapa komunitas seperti Stand Up Comedy Surabaya, Tristar IEU dan Akpar Majapahit  dengan Trio Kiwinya yang menggelar pertujunjukan yang sangat meng­gelitik penonton pada saat itu.’’ terang Yuda  selaku manajer D’Hiz­teria.  Para pelanggan merasa terhibur melihat aksi mereka yang memasak dengan ala militer serta penggunaan bahasa bumbu dapur yang diplesetkan menjadi kata – kata komedi yang unik.
Acara malam seni  tersebut diada­kan sekaligus pelepasan bagi maha­siswa TCTC (Tristar Cruise Training Centre) yang dipersiapkan dalam meng­hadapi dunia kerja pada kapal pesiar luar negeri.
Tak lupa 3 set me­­nu yang disajikan saat acara berlangsung seperti Mix Sa­lad ( Gado – Gado ), Grill Konro ( Iga Bakar ) dan Klapertart Manado se­bagai dessert pilihannya,’’terang Chef Ba­gus saat kami wawancara malam itu.


Tak hanya itu saja kebetulan juga salah satu pelanggan D’Hizteria Café & Resto yang berulang tahun dan menyelenggarakan party bersama teman – temannya, maka suguhan ko­medi dan band mengiringi moment special party Blanca.  Sebagai kadonya, sang Manager Chef Yuda memberikan harga spesial bagi mereka yang ingin me­rayakan Birthday Party di D’Hiz­teria Café & Resto yang kebetulan  berada di Jl. Raya Rungkut Mapan FA-3 Surabaya.   D’Histeria merupakan salah satu Café & Resto  yang meng­gaet komunitas  mahasiswa   untuk me­­nga­dakan pagelaran terbuka  se­perti  ajang band anak muda  yang tiap malamnya gelar  live perfomance.

Aksi Mahasiswa Akpar Majapahit
Dipimpin oleh Chef Bagus, Trio Kiwi yang di­anggotai dari mahasiswa TCTC (Tristar Cruise Training Centre), Tristar IEU dan Akpar Majapahit me­ngangkat sebuah tema bumbu jang­kep dalam pertunjukan Cooking Show saat malam itu. Melatar belakangi zaman modern saat ini banyak orang Indonesia yang lupa akan keberadaan bumbu jangkep ini. Hingga warisan Jawa turun temurun ini mulai dike­nalkan kembali pada generasi muda saat ini. Budaya itu dilestarikan di aka­demi angkatan laut yang kini men­jadi dilestarikan pada materi ku­liah “ Perwismaan & Ilmu Gizi yang di­pelopori dari Chef Bagus sebagai do­sennya.
Bumbu jangkep itu sendiri ter­diri dari bumbu dasar, bumbu jang­kep dan bumbu dedaunan. De­ngan adanya bumbu jangkep ini mem­permudahkan masyarakat Indonesia untuk memasak dengan meng­gu­na­kan metode praktis dan efi­sien. Con­tohnya saat acara ber­langsung Trio Kiwi yang dipandu lang­sung oleh Chef Bagus saat ini mem­peragakan masakan Rendang dari bumbu dasar merah, Gule Kam­bing diambil dari bumbu dasar oranye dan Soto Ayam Lamongan diambil dari bumbu da­sar kuning. Tiga masakan tersebut cu­kup me­ngedukasi penonton saat itu,’’ terang Yuda Agustian selaku ketua panitia dalam penyelenggaran malam Gala Dinner tersebut di D’Hizteria Ca­fé & Resto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar