Graha Tristar

Graha Tristar

Halaman

Senin, 23 November 2015

Demi Raih Nilai Tambah, Tristar Institute Jurusan Teknologi Pangan Sukses Olah Buah Merah

Jadi Es Krim, Jelly Cup, Mayonaise, Mie, Muffin, Pudding, Siomay dan Roti Tawar

PRESDIR Tristar Group Ir Juwono Saroso didampingi Ir Nur Hidayat, Wakil Direktur CV Tristar Chemical (Tristar Group) pada pertengahan April 2015 lalu ditunjuk Pemprov Jatim untuk menjadi nara sumber sekaligus  berbagi ilmu seputar tekonologi pangan di hadapan ratusan pejabat di lingkungan Pemprov Papua dan pelaku usaha.


Kehadiran dua anggota tim dari Tristar Teknologi Pangan ke Jayapura itu untuk memenuhi undangan Pemprov Papua yang disampaikan melalui Pemprov Jatim. Kunjungan kerja bos Tristar Group ke Papua ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya dirinya berangkat ke Papua --atas undangan Kadin Papua-- bersama sejumlah pengusaha asal Jatim di bawah koordinasi pihak Kadin Jatim akhir Oktober 2014 silam.

Tim dari Tristar Group ini intinya mendapat tantangan untuk ”menyulap” buah merah asal Papua menjadi aneka produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga petani Papua mendapatkan nilai tambah (added value) dari buah asli dari Papua tersebut.

Dari penampilan fisik buah merah yang punya nama latinnya Pandanus conoideus Lam. itu kulitnya berwarna merah dan berminyak, daging buahnya oranye, sedangkan bonggolnya putih. Di habitat aslinya Papua, oleh penduduk setempat buah merah dimanfaatkan menjadi bahan obat-obatan.

Tidak hanya itu, tim dari Tristar Group ini juga diminta presentasi dan demo di hadapan undangan yang hadir untuk menunjukkan bahwa ginseng dan rumput laut bisa diolah menjadi aneka produk kosmetik.

”Dalam kesempatan tersebut, kami membawa lulur, krim wajah dan hand body untuk spa (body scrup) dengan dari ginseng dan sea weed (rumput laut). Produk kosmetik itu kami kasih label Nouvelle sebagai merek dagang,” kata Ir Juwono Saroso didampingi Ir Nur Hidayat, Wakil Direktur CV Tristar Chemical (Tristar Group).


Sejauh ini, lanjut Juwono, buah merah banyak dimanfaatkan oleh penduduk menjadi bahan obat-obatan, namun di tangan Tristar Group buah merah ”disulap” menjadi aneka produk kosmetik karena di dalam buah merah itu punya kandungan antioksidan dan vitamin E tinggi, yang berfungsi untuk peremajaan kulit.

Peluang kedua dari pemanfaatan buah merah adalah dijadikan aneka makanan. ”Dan terbukti, dari buah merah yang kami bawa ke Surabaya –tiga buah merah yang sudah dikupas dan satu lagi buah merah dalam kondisi utuh (segar), bisa diolah menjadi es krim, jelly cup, mayonaise, mie, muffin (seperti cup cake), pudding, siomay dan roti tawar,” kata Pak U, sapaan akrab Presdir Tristar Group Ir Juwono Saroso di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Aneka produk makanan olahan dari buah merah itu sukses diujicoba di dapur uji Tristar Institute oleh tim Teknologi Pangan Tristar Grouo yang dipimpin Ir Fitri Ani dengan anggotanya Nursanti, chef Harris Suseno dan Ir Indah Fitriana, M Abdul Rozi, pada 23-26 April 2015.
”Ide brilian yang berkembang pasca uji coba tersebut, daging dan bonggol buah merah juga akan kami olah menjadi keripik, sehingga masyarakat Papua nantinya bisa mengembangkan olahan buah merah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya,” kata Nursanti dan Ir Indah Fitriana di laboratorium Teknologi Pangan Tristar Institute Jl Raya Jemursari 234 Surabaya, kemarin.

Setelah sukses mengolah buah merah menjadi aneka makanan selanjutnya pihak Tristar Teknologi Pangan akan melaporkan hasil ini kepada pihak Pemprov Papua. ”Informasinya, delegasi dari Papua akan datang ke Surabaya akhir bulan ini, untuk praktik langsung pengolahan buah merah dengan tim dari Teknologi Pangan Tristar Intitute,” ujarnya.

Selain itu, pihak Tristar Group juga ditantang untuk mengolah buah pinang – yang banyak dihasilkan petani Papua-- menjadi kosmetik, pasta gigi (untuk penguat gigi) dan sabun kewanitaan.

Info terbaru. PT Sariayu Cosmetics pernah meneliti buah pinang menjadi bahan kosmetik. ”Nah, dengan dasar kajian itu, kami optimistis bisa menyulap buah pinang menjadi kosmetik, pasta gigi dan sabun kewanitaan,” jelas Juwono Saroso, dalam kesempatan terpisah. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar