Graha Tristar

Graha Tristar

Halaman

Selasa, 24 November 2015

Membuat Ginger Bread House - Akademi Pariwisata Majapahit



Serunya Membuat Ginger Bread House

Di Kampus Akademi Pariwisata Majapahit





Pasti tahu dong dengan dongeng Hansel and Gretel yang terkenal? Cerita ini menjadi salah satu penyebab terkenalnya Ginger Bread House atau rumah yang terbuat dari roti jahe. Awalnya kebiasaan membuat roti jahe ini dilakukan oleh penduduk di Jerman ketika menjelang hari Natal dan kehadiran Ginger Bread House, tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Lantas, susahkah membuat replika rumah roti jahe ini ?

Rumit dan membutuhkan kreatifitas itu pasti. Itulah gambaran dari aktifitas mahasiswa Akpar Majapahit dalam materi perkuliahan membuat replika ‘Ginger Bread House’. Mereka mulai membuat ukuran sistem skala, membuat adonan roti ginger, memotong pola, memanggang adonan, mendirikan bangunan, membuat royal icing, membuat hiasan dan membuat roti clay.
Rumah roti jahe ini hanyalah sebuah replika, jadi roti-roti yang menempel pada dinding dan atap rumah tidak bisa dimakan. Walaupun bahan yang digunakan terdiri dari tepung terigu, gula, telur, baking soda, jahe bubuk dan air. Namun, dengan ditambahnya bahan amoniak menjadikan roti ini teksturnya keras dan bisa berdaya simpan lama saat dipajang.

Bagi Evelyn salah satu mahasiswa jurusan Pastry Akpar Majapahit dan teman-temannya, membuat ginger bread house ini memberikan kesan tersendiri. Walaupun dirasa banyak sukanya bisa bekerjasama dengan team sehingga bisa menghasilkan karya indah sebuah rumah mini, tentu kesulitan dalam merangkai roti harus dilaluinya. ‘Wah, pengerjaan rumah roti jahe ini yang susah sih pada saat menempel setiap roti pada dinding dan atap, kalau tidah hati-hati rotinya tidak lengket dan hasilnya kurang sempurna’ ungkapnya.
Berikut beberapa karya ‘Ginger bread house’ mahasiswa program studi Pastry Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya yang bisa dipetik idenya :



 

Rumah Jahe Lawang Sewu
Wah, bangunan cagar budaya kota Semarang ini cukup menginspirasi mahasiswa Akpar Majapahit. Bangunan rumah roti jahe didesain bak Lawang Sewu ini lengkap dengan banyak pintu dan jendela, dilengkapi dengan hiasan kereta api.

Rumah Jahe Menyeramkan
Tak selamanya replika rumah yang terbuat dari roti jahe tampak lucu dan menggemaskan. Ini adalah rumah roti jahe bertingkat dengan halaman cukup luas. Dengan jendela-jendela yang seakan tak terawat, rumah ini jika ada dalam bentuk sebenarnya mungkin menjadi lokasi yang cukup menyeramkan.

Rumah Jahe Salju
Kebiasaan rumah roti jahe ada saat Natal dan pasti identik dengan salju serta serba berwarna putih Mungkin rumah jahe dengan balutan warna putih seperti salju ini bisa membuat siapa saja yang melihatnya penasaran.
  

Anda ingin terampil seperti mereka, bisa berkreasi membuat beragam produk pastry sebagai spesialisasi ? Asalkan selalu kreatif dan banyak memiliki ide yang bisa dituangkan, serta bekal materi yang cukup, pasti akan bisa. Akademi Pariwisata Majapahit, salah satu lembaga pendidikan  yang bisa direkomendasi sebagai tempat memperoleh ilmu yang mendalam dan komprehensif mendalami pembuatan dan pengenalan produk pastry. *Upi



Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050

Tidak ada komentar:

Posting Komentar